Monday, September 5, 2011

Kalau Aku Mati Besok

(ini tulisan lama, ketemu waktu lagi ngubek2 notes facebook. :) 

jalanan.
kerumunan manusia.
hiruk-pikuk kota.
pernahkah kau berusaha memperhatikannya?
tidak, aku rasa. atau setidaknya, aku pribadi–mungkin secara tidak sadar–memilih untuk mengabaikannya.

udara yang kau hirup.
angin yang berhembus.
rindang pepohonan.
pernahkah kau berhenti sejenak untuk merasakannya?
tidak, aku rasa. atau setidaknya, aku pribadi–mungkin secara tidak sadar–memilih untuk mengabaikannya.

sayup-sayup kicauan burung.
gemerisik dedaunan.
suara air yang mengalir.
pernahkah kau menyisihkan waktu untuk mendengarkannya?
tidak, aku rasa. atau setidaknya, aku pribadi–mungkin secara tidak sadar–memilih untuk mengabaikannya.

matahari yang bersinar–terkadang terlalu–cerah.
hujan yang turun dengan–terkadang terlalu–deras.
langit malam.
pernahkah kau menyempatkan diri untuk mensyukurinya?
tidak, aku rasa. atau setidaknya, aku pribadi–mungkin secara tidak sadar–memilih untuk mengabaikannya.

keluarga.
teman-teman.
orang terdekat.
pernahkah kau mengucapkan terima kasih atas hadirnya mereka dalam hidupmu?
tidak, aku rasa. atau setidaknya, aku pribadi–mungkin secara tidak sadar–memilih untuk mengabaikannya.

tapi kalau kelak aku tidak akan melihat mereka lagi,
kalau besok keberadaanku lenyap,
kalau aku hanya punya kurang dari 24 jam sebelum meninggalkan semuanya,
apa mungkin aku akan terus mengabaikan semuanya?

Wednesday, March 23, 2011

Saya dan Para Idola :D

mungkin saya adalah salah satu orang yang paling cepat berganti idola di dunia ini (yah atau seenggaknya di Indonesia raya tercinta ini deh :)
bahkan seorang teman sering bilang "kita lihat aja kali ini bakal bertahan berapa lama" setiap kali saya cerita tentang idola yang sedang saya kagumi. LOL
(saya masih tetep setia sama akang Josh Groban, tentu saja, hahahaha)

maklum, sebagai penderita sindrom "lemah terhadap pria tampan berpakaian rapi bertingkah bak superhero yang teramat-sangat gentleman dalam film drama" tingkat akut, idolaku selalu berganti-ganti terus dan terus dan terus dan terus dan terus (hahaha -___-) setiap kali ada film drama baru. dua tahun yang lalu, untuk pertama kalinya saya bukan tergila-gila pada aktor ataupun penyanyi cakep bersuara emas berhati malaikat, tapi pada penyiar *yang cakep juga* televisi swasta.
*pertanyaannya; apakah posting ini akan membahas tentang dia? ooo, tentu tidak... xD

tapi ya itu dia, ternyata itu juga salah satu efek dari sindrom yang saya derita. begitu film-film drama yang baru bermunculan, pesona si abang ganteng penyiar berita itupun hilang.. eh bukan hilang juga sih, tetep cakep dianya, tetep konyol dan tetep mempesona juga, tapi saya aja yang enggak lagi mati-matian bangun pagi untuk nonton acara yang dia bawa, enggak lagi selalu mereply atau me-retweet twitnya, dan tidak lagi getol cari info tentang dia, hahahaha...
jadi, seperti apa sebenarnya tipikal idola yang saya gila-gilai? *gila-gilai?? bahasa apaan ini???*
tidak ada stereotype tertentu, baik umur, kewarganegaraan, apakah dia berondong atau duda, atau semacamnya. satu-satunya yang membuat saya tergila-gila pada mereka awalnya ya karena tampilan mereka yang bak ksatria berkuda putih itu, dan kecintaannya pada Tuhan tentu saja, karena saya cukup kolot tentang siapa yang saya kagumi. :)

saya pernah ngefans sama Jude Law, tapi lalu ilfil dengan berita-berita tentang dia. *ecieehhh beritaaaa XD*
saya juga pernah jatuh cinta berat dengan Matthew MacFadyen waktu baru selesai nonton Pride and Prejudice (2005).
pernah juga sampe getol segetol-getolnya nyari info tentang Richard Armitage setelah saya ternganga menonton 4 episode North and South (2004).
tahun lalu saya bahkan sampai bilang "saya harus ke korea!" setelah senyam-senyum dan doki-doki menonton akting bang Chun Jung Myung di Cinderella's Sister.
Richard Gere, Hugh Grant, Song Seung Heon, James Marsden, Bae Yong Joon, Gong Yoo, Vic Chou, Oguri Shun, Naohito Fujiki, adalah sedikit dari banyak nama yang sempat saya igau-igaukan. *igaukan?? ada ya bahasa begitu? hahahaha*
bahkan saya pernah demen sama Grandpa Christoper Plummer setelah nonton The Sound of Music (1965)!
(haha, i know, i know, i'm THAT WEIRD, i know)
tapi ya itu tadi, semuanya pasti berlalu seiring dengan munculnya drama baru. *jjjjiiiiaaaahahahah!*

dan sekarang, siapa yang sedang saya taksir??
JRENG JRENG JRENG...


















tak lain dan tak bukan adalah bang Choi Si Won yang super-duper ganteng-menawan-hormat pada orang tua-baik hati-gemar menabung-ramah lingkungan-cinta tanah air itu!
iya, yang sekarang nampang di header dan background blog tercinta ini!
hahuhahuha...
kenapa saya bisa naksir? saya bahkan gak suka sama Super Junior! dan saya pernah mengejek teman saya yang demen sama si bang Si Won ini, mengira si teman naksir dia karena SuJu.
kenapa? mungkin saya terkena karma karena mengolok-olok si teman... hahaha.
enggak kok, enggak.
seperti yang udah saya bilang tadi, saya cukup kolot tentang faktor agama untuk orang yang saya idolakan.
Choi Si Won memang cakep, anak orang kaya, lembut, senyumannya punya efek maut, dan suaranya ga ngebosenin. tapi jantung saya langsung *GEDEBUK GEDEBAM* begitu tahu bahwa bang Choi Si Won adalah ANAK TUHAN.
dan yang paling bikin saya salut-jatuh cinta-bangga-terharu-terkagum-ternganga adalah dia benar-benar anak Tuhan, bukan cuma sekedar seorang yang labelnya seagama dengan saya.
dia bahkan dengan bangga selalu mengupdate kegiatan pelayanannya, yang tentu saja bikin jantung saya yang tadinya udah kaya marching band, makin kencang 10x lipat detakannya. *eyakk eyakkk lebay!*

pertanyaannya, seperti yang dikatakan teman saya *lagi* sewaktu saya bilang saya naksir Si Won DAN HARUS KE KOREA UNTUK MELAMARNYA DARI MR. CHOI senior adalah: kira-kira berapa lama si SiWon ini bertahan sebelum ada idola baru lagi?
kita lihat saja berapa lama, walaupun saya gak yakin bakal ada yang bisa menggeser si cakep ini dari hati saya untuk sementara waktu.
*ihiy!*
apakah SiWon akan terlupakan dalam jangka waktu kurang dari sebulan, atau dia bahkan berhasil menyamakan kedudukan (atau bahkan menendang keluar) Josh Groban dari hati saya?
kita tunggu saja!
*apasih apadeh dongdong hahahaha*

me: tadaima! | blog: ...okaeri! -___-

tadaima - okaeri adalah salam yang diucapkan orang jepang ketika pulang kerumah (tadaima) dan ketika menyambut penghuni rumah yang sudah pulang (okaeri). kenapa itu jadi judul postingan ini? simply karena aku sedang merasa jadi si 'anak hilang' yang baru saja menemukan jalan pulang ke 'rumah'. *SUPER HALAH!*
bahkan udah ga ingat ntah udah berapa lama blog ini ga ditulisi lagi. kalo ibarat rumah, mungkin lantainya udah ketutup debu setebal 10cm dan dihias sarang laba-laba. *bersih-bersih pojokan blog*
kehilangan semangat? nggak juga sih, agak gak tega dan gak mau bilang kalo aku kehilangan semangat. aku masih cinta tulis-menulis kok :)
tidak ada waktu? itu juga rasanya kurang tepat. nggak sesibuk itu juga deh.
sedang tidak mood? mungkin, walaupun rasanya kok ya agak kurang ajar, aku nggak mood mencoret-coret blogku sendiri. hahaha... *apa sih??*
intinya, aku pulang, blog! *peluk-peluk* hahahaha...
semoga aku akan sering menulisi kamu ya sayang... *kecup basah* XD