Monday, December 14, 2009

untitled

enggak begitu mengerti juga sih, apa tepatnya yang lagi aku rasain sekarang.
kalo dibilang lagi ngerasa sendirian, bener juga.
ngerasa melow2 ga jelas, itu juga gak salah.
sok-sok puitis n sedang dalam puncak sensitivitas?
itu apalagi!
intinya, lebih tepat kalo dibilang apa yang aku rasain sekarang ini campur aduk.
awalnya cuma ngerasa kesal dan sakit hati,
ketika di facebook semua komentar-komentarku yang sifatnya mengkritik--mungkin terlalu pedas sih--sebuah organisasi yang PERNAH aku geluti dan PERNAH menjadi bagian yang sangat2 melekat dalam hidupku, semuanya dihapus.
yang namanya manusia, wajar kalau merasa sakit hati.
dan itulah tepatnya yang aku rasain.
seakan-akan semua yang aku bilang itu nggak penting, hanya karena aku nggak aktif lagi di sana.
seolah-olah itu bukan lagi tempatku.
mungkin sih sebenarnya bukan bermaksud buruk, tapi kalau boleh jujur, kesan yang aku tangkap adalah sepertinya hak untuk berbicara dan memberikan komentar--hanya komentar!--sudah tidak ada lagi.
seperti ingin mengatakan, "ini bukan tempatmu lagi, jadi berhentilah berkomentar ini itu."
mungkin rasanya picik sekali sih, kenapa perasaan seperti itu masih tetap ada setelah tujuh tahun kebersamaan.
tujuh tahun itu bukan waktu yang singkat!
tapi, balik lagi ke atas, namanya juga manusia, jek!

ah, tapi intinya, saat ini setelah aku punya waktu 24 jam untuk berpikir lagi,
aku justru berterima kasih pada pihak yang melakukan itu.
aku seolah tersadar, kalo mungkin selama ini aku sudah terlalu sering mencampuri hal-hal yang tidak ada kaitannya denganku.
terlalu sering memberi komentar-komentar tidak penting terhadap hal-hal yang sama sekali tidak memerlukan tanggapanku.
jadi aku bisa introspeksi diri, dan itulah tepatnya yang sedang aku lakukan.
berusaha untuk tidak bersikap terlalu ingin tahu dan ikut campur dalam semua hal, seakan-akan semuanya membutuhkan komentarku.
untuk pihak-pihak yang pernah aku sakiti lewat komentar dan tindakan-tindakanku, aku minta maaf.
aku hanya bermaksud untuk membantu, tapi siapa yang tahu kalau mungkin hal yang aku lakukan justru membuat banyak orang merasa tersakiti.
dan terima kasih, karena sudah mengingatkanku untuk mengintrospeksi diri.
blessed be...

No comments:

Post a Comment