Sunday, January 17, 2010

Mari Belajar pada Sampah!



"Buanglah Sampah Pada Tempatnya"
 kali ini, aku mau coba membongkar sejauh mana aku bisa belajar dari sampah. (thank's to Rentha, yang udah mencetuskan kalimat 'buanglah sampah pada tempatnya', hehehe.)
setiap manusia bisa diibaratkan tong sampah (oke, tolong jangan langsung membakarku hidup-hidup karena kalimat ini!)
bukan dalam artian buruk, kok. maksudku, kalau direnungkan, hidup manusia dari mulai awal hingga nanti berakhirnya itu, bisa diibaratkan tong sampah daur ulang.
ketika baru dilahirkan, kita tak ubahnya seperti tong sampah yang masih baru, yang walaupun disebut tong sampah, tapi masih bersih dan belum dikotori oleh noda apapun.

semakin dewasa, berbagai macam hal yang kita lihat, kita lalui, dan kita rasakan, baik itu melalui proses pembelajaran, pergaulan kita, atau melalui apapun yang ada di sekitar kita dalam hidup, bisa diibaratkan seperti sampah yang terus menerus berdatangan ke dalam tong sampah milik kita. tapi sadarkah kita kalau enggak semua sampah yang kita masukkan itu layak untuk berada di dalam tong sampah tersebut?
yang aku maksud dengan sampah di sini adalah potensi diri yang pasti ada dalam setiap orang, hanya saja ada beberapa orang yang tidak menyadari bahwa dia punya potensi.
sampah tak selamanya buruk dan harus dimusnahkan. sampah itu nggak selamanya nggak berguna. buktinya, banyak hal-hal baik yang bisa diambil dari sampah (kalau tidak ada hal baik yang bisa diambil darinya, manusia tidak akan repot-repot melakukan kegiatan daur ulang).
pertanyaannya adalah, apakah kita tahu sampah mana yang harus dibuang, dan sampah mana yang masih bisa kita gunakan?
seringkali kita salah, sampah yang sebenarnya masih bisa digunakan justru kita buang langsung ke TPA alias tempat pembuangan sampah akhir, sedangkan sampah yang sudah tak layak lagi justru kita simpan di dalam tong sampah kita.
nah, sebagai "tong sampah" yang baik, tidak ada salahnya kalau kita memilah dan memilih, mana sampah yang bisa didaur ulang dan tidak. selain itu, dalam proses pemilahan itu, kita juga harus bisa memikirkan, akan didaur ulang menjadi apakah sampah-sampah yang kita simpan itu nanti?
kalau kita sudah bisa memisahkan sampah-sampah itu, mengambil sampah yang bisa didaur ulang dan membuang yang sudah tidak layak pakai, tong sampah kita pasti bukan hanya menjadi lebih rapi, tapi juga tidak akan mengeluarkan bau tak sedap untuk orang lain.

(gambar dari http://idemerdekaku.blogdetik.com)

1 comment: